Berita Ngabang Informasi: Pendidikan hari ini

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

09/08/2022

Karolin Dukung Les Bahasa Mandarin Untuk Generasi Muda

Karolin Dukung Les Bahasa Mandarin Untuk Generasi Muda
Karolin Dukung Les Bahasa Mandarin Untuk Generasi Muda. (BorneoTribun/Budi/Deky)
Ngabang Informasi, Landak – Karolin Margret Natasa mendukung dan melihat langsung kegiatan Les Bahasa Mandarin Hati Mulia yang diinisiasi oleh Kelenteng Hati Murni, Yayasan Hati Suci Ngabang, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, senin (08/08/22) malam.

"Saya sudah melihat langsung kegiatan komunitas tionghoa yang ada di kota ngabang, dimana mereka menginisiasi adanya pelajaran atau les bahasa mandarin untuk masyarakat yang ada di Kota Ngabang," ucap Karolin.

Bupati Landak periode 2017-2022 mengatakan bahwa pada awal menjabat menjadi Bupati Landak di tahun 2017, dirinya kesulitan untuk mencari guru Bahasa Mandarin di Kota Ngabang. Dengan adanya les bahasa mandarin di Kelenteng Hati Murni, anak-anak bisa mengembangkan kemampuan bahasa mereka.

Karolin Dukung Les Bahasa Mandarin Untuk Generasi Muda. (BorneoTribun/Budi/Deky)

"Pertama kali anak Saya pindah ke Ngabang dulu, untuk mencari guru les bahasa mandarin memang agak susah ya, dan tidak biasa juga ada yang les bahasa mandarin. Nah, dengan adanya ini, mudah-mudahan siapapun yang berminat mau mengembangkan kemampuan bahasanya bisa mendapatkan tempat belajar disini," kata Karolin.

Les Mandarin Hati Mulia saat ini sudah memiliki murid sekitar 90 orang dengan biaya les yakni Rp. 200.000 perbulannya, untuk jumlah guru bahasa mandarin ada 2 orang dan ke depan akan ditambah 4 kelas untuk les bahasa mandarin.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kalimantan Barat Karolin Margret Natasa menerangkan bahwa Bahasa Mandarin merupakan salah satu bahasa Internasional sehingga anak-anak harus wajib mempelajarinya.

"Kami mengapresiasi dan menyambut baik dan mendoakan semoga kegiatan ini lancar serta bisa membawa manfaat dan meningkatkan kualitas anak-anak muda Kabupaten Landak. Siapapun boleh ikut, karena Bahasa Mandarin saat ini merupakan bahasa internasional yang digunakan dalam pergaulan internasional dan dalam bisnis," terang Karolin.

(Budi/Deky)

23/02/2021

DAK Pendidikan Kabupaten Landak 2021 Dikontraktualkan, Tak Lagi Swakelola


Sekretaris Dinas Pendidikan Landak, Buyung S.Pd

Borneotribun I Landak - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Landak melalui Sekeretarisnya Buyung S.Pd mengatakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan pada tahun 2021, tidak lagi di kerjakan oleh Sekolah dengan pengerjaan Swakelola dan akan dikontraktualkan atau pihak ketiga dengan cara Penunjukan Langsung (PL) dan Lelang di LPSE.

"Tahun ini DAK pendidikan kabupaten landak pengerjaanya kontraktual tidak lagi swakelola oleh pihak sekolah, karena  sudah di atur dan tertuang dalam Perpres nomor 123 Tahun 2021," ucap Buyung saat di temui di ruang kerjanya, Senin (22/2/21) sore.

Dengan dikerjakannya melalui kontraktual, ia menjelaskan artinya kepala sekolah lebih fokus dengan kegiatan proses belajar mengajar (PKBM) di sekolah, sehingga tidak lagi memikirkan untuk mengurus proyek.

"Biar kepala sekolah bisa fokus mengurus kegiatan di sekolah, tidak banyak urusan di luar sekolah seperti mengurus belanja paku, seng, kayu untuk kegiatan proyek sekolah. Kasihan juga akhirnya gurunya dan muridnya tidak di kontrol," ujar Buyung.

Kemudian anggaran DAK Dinas Pendidikan Kabupaten Landak di tahun 2021 ini berjumlah Rp.19.726.418.000, dengan princian DAK SD Rp.18.439.096.000 dan SMP Rp. 1.287.332.000. Yang semuanya akan melalui proses asesment dari  Dinas PUPR Landak yang tender di ULP. ( Tino/Sudomo )

Editor : Hermanto

17/09/2020

Perlombaan Literasi pada Peringatan Hari Aksara Internasional Kurang Peserta

Lomba literasi dalam memperingati hari aksara Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 September, Wahana Visi Indonesi bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan kabupaten Landak, beserta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Landak. (Foto: Istimewa)


LANDAK | BORNEOTRIBUN -- Lomba literasi yang meliputi kegiatan  murid bercerita, guru bercerita  serta orang tua siswa menulis dikhususkan untuk pendidikan sekolah dasar, di mana para pesertanya adalah murid sekolah dasar, guru sekolah dasar, serta orang tua murid yang anaknya masih duduk di tingkat SD sebagai  peserta untuk lomba menulis.


Lomba literasi dalam memperingati hari aksara Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 September, Wahana Visi Indonesi bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan kabupaten Landak, beserta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Landak mengadakan serangkaian lomba kegiatan dengan thema “PEKAN AKSARA SEDUNIA” yang dipusatkan di kantor Arsip & Perpustakaan. Proses lomba dan penjurian dilangsungkan dari tanggal 14 – 17 September 2020.


Lomba yang baru pertama kali diadakan di kabupaten Landak, dalam rangka memperingati hari aksara sedunia ini, memang masih sedikit peminatnya.  

Koordinator Pendidikan  dari Wahana Visi Indonesia, Veny Samosir, selaku penyelenggarakan kegiatan,  mengungkapkan bahwa masing-masing kegaiatan lomba hanya diikuti belasan peserta.


“Untuk lomba menulis hanya 16  orang tua siswa yang ikut, lomba guru bercerita hanya diikuti 11 orang guru SD, sedangkan lomba siswa bercerita hanya diikuti 16 peserta saja” ujar Veny.


Dijelaskan juga oleh veny, minimnya peserta lomba dalam kegiatan yang baru pertama kali ini, disebabkan masih kurangnya sosialisasi, dimana informasi lomba lebih banyak disebarkan melalui media sosial (medsos). Selain itu, situasi dan kondisi di masa pandemi virus covid-19 masih melanda, juga merupakan factor lain yang juga berpengaruh pada jumlah peserta yang mendaftar.


Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah kabupaten Landak, Ursus, SH, MH,  sangat menyambut baik adanya upaya kegiatan lomba literasi diperingatan hari aksara sedunia kali ini. Bahkan Ursus mengharapkan kegiatan-kegiatan serupa yang bertujuan meningkatkan literasi harus sering dilakukan guna semakin mendorong minat baca serta menulis dikalangan masyarakat kabupaten Landak khususnya.


“Minat baca masyarakat kita memang masihlah sangat kurang, apalagi dalam menulis. Untuk itu upaya-upaya yang mendorong agar masyarakat, khususnya dikalangan anak-anak dan remaja semakin meningkat minatnya dalam membaca dan menulis kita upayakan. Salah satunya melalui lomba-lomba” ujar Ursus.


Organisasi dunia PBB yang berkecimpung dalam urusan Pendidikan dan Kebudayaan, UNESCO, menyebutkan minat baca orang Indonesia paling rendah di dunia, karena tak ada akses dan kesempatan. Menurut UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001%. Yang berarti dari setiap 1000 orang Indonesia, hanya  1 orang saja yang rajin membaca. (red)

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.